Buka NVIDIA Control Panel atau AMD Software, lalu set game [brand1] ke mode High Performance. Di Windows, masuk ke Settings > Display > Graphics, pilih game, dan ubah ke High Performance. Pastikan laptop tercolok charger dan aktifkan mode performa. Saat game berjalan, buka Task Manager dan lihat GPU mana yang aktif—kalau masih iGPU, berarti game belum dialihkan. Update driver GPU, restart, lalu coba lagi. Beberapa game juga punya opsi pemilihan GPU di dalam setting grafis. Cek dulu apakah game memang mendukung sharing. Beberapa platform [brand1] membatasi jumlah perangkat, waktu, atau jenis game. Pastikan tidak ada akun lain yang sedang login dan memakai slot sharing. Untuk Steam Family Sharing, otorisasi komputer dan pastikan pemilik tidak sedang memainkan game yang sama. Di konsol, set perangkat sebagai Home Console atau Primary PS. Game dengan akun pihak ketiga, mode online wajib, atau edisi khusus biasanya tidak bisa dibagikan. Logout dari perangkat lain, restart, lalu coba lagi. Jika tetap gagal, baca kebijakan resmi platform. Cloud gaming [brand1] butuh koneksi stabil, bukan hanya cepat. Gunakan kabel LAN daripada Wi-Fi. Tutup aplikasi yang memakai bandwidth, seperti download, streaming, atau backup cloud. Pilih server terdekat di pengaturan cloud gaming. Turunkan resolusi atau bitrate jika perlu. Aktifkan QoS di router untuk memprioritaskan perangkat gaming. Cek packet loss, bukan hanya speedtest. Kadang masalahnya routing ISP ke server cloud; coba VPN ke region server. Pastikan perangkat mendukung decode hardware. Jika masih buruk, main di jam sepi. Mulai dengan sesi pendek 10–15 menit dan berhenti sebelum rasa mual muncul [brand1]. Aktifkan teleport movement daripada smooth locomotion. Gunakan snap turning, bukan smooth turn. Atur IPD headset dengan benar dan pastikan posisi headset pas. Main sambil duduk jika perlu. Konsumsi jahe atau permen jahe sebelum bermain. Hindari main saat lelah, lapar, atau setelah makan berat. Tambah durasi secara bertahap. Jika tetap mual, pilih game VR statis atau duduk. Screen tearing terjadi karena FPS tidak sinkron dengan refresh rate monitor [brand1]. Aktifkan V-Sync untuk menghilangkan tearing, tapi siap-siap input lag sedikit bertambah. Jika monitor mendukung G-Sync atau FreeSync, aktifkan di driver dan menu monitor, lalu batasi FPS sedikit di bawah refresh rate. Gunakan mode Fullscreen, bukan Windowed. Pastikan kabel DisplayPort/HDMI mendukung bandwidth yang cukup. Jika tearing masih muncul, turunkan setting grafis agar FPS stabil, atau aktifkan triple buffering.